Konflik Sertifikat Asli Tertahan, Peralihan Nadzir Wakaf Mejasem Barat Tegal Berlanjut ke Jalur Hukum
Proses pergantian pengelola tanah wakaf di Desa Mejasem Barat, Kecamatan Kramat, kini terpaksa masuk ke ranah hukum setelah dokumen sertifikat tanah wakaf asli tak kunjung didapatkan. Langkah tegas ini diambil oleh pihak keluarga pewakif bersama pengurus nadzir lama. Keputusan menempuh jalur hukum menjadi opsi terakhir demi menyelesaikan hambatan administrasi yang tersumbat cukup lama.
- ▪Proses pergantian pengelola tanah wakaf di Desa Mejasem Barat, Kecamatan Kramat, kini terpaksa masuk ke ranah hukum setelah dokumen sertifikat tanah wakaf asli tak kunjung didapatkan.
- ▪Langkah tegas ini diambil oleh pihak keluarga pewakif bersama pengurus nadzir lama.
- ▪Keputusan menempuh jalur hukum menjadi opsi terakhir demi menyelesaikan hambatan administrasi yang tersumbat cukup lama.
radartegal.disway.id files mainly under news. We currently carry 13 of its stories.
Opening excerpt (first ~120 words) tap to expand
Konflik Sertifikat Asli Tertahan, Peralihan Nadzir Wakaf Mejasem Barat Tegal Berlanjut ke Jalur Hukum Sabtu 25-07-2026,07:00 WIB Reporter: Yeri Noveli| Editor: Adi Mulyadi WAWANCARA - Nadzir wakaf lama, Heriyadi, saat memberikan keterangan kepada awak media, Jumat (24/7/2026).-Yeri Noveli/Radar Tegal Grup- SLAWI, radartegal.com - Sengketa administrasi tata kelola aset keagamaan kembali mencuat di Kabupaten Tegal. Proses pergantian pengelola tanah wakaf di Desa Mejasem Barat, Kecamatan Kramat, kini terpaksa masuk ke ranah hukum setelah dokumen sertifikat tanah wakaf asli tak kunjung didapatkan. Langkah tegas ini diambil oleh pihak keluarga pewakif bersama pengurus nadzir lama.
…
Excerpt limited to ~120 words for fair-use compliance. The full article is at radartegal.disway.id.