Tak Sekadar Seremoni Hari Anak, Pemerintah Dengarkan Langsung Aspirasi Anak Indonesia
Masukan tersebut diharapkan menjadi bahan penyempurnaan kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan pemenuhan hak dan perlindungan anak. Dari proses tersebut, telah dirumuskan 12 isu beserta rekomendasi solusinya yang terangkum dalam Suara Anak Indonesia," kata Arifah Fauzi dalam keterangan di Jakarta, Kamis. Menurut Arifah, dialog tersebut menjadi ruang partisipasi bagi anak untuk menyampaikan pengalaman, pandangan, dan gagasan secara langsung kepada pemerintah.
- ▪Masukan tersebut diharapkan menjadi bahan penyempurnaan kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan pemenuhan hak dan perlindungan anak.
- ▪Dari proses tersebut, telah dirumuskan 12 isu beserta rekomendasi solusinya yang terangkum dalam Suara Anak Indonesia," kata Arifah Fauzi dalam keterangan di Jakarta, Kamis.
- ▪Menurut Arifah, dialog tersebut menjadi ruang partisipasi bagi anak untuk menyampaikan pengalaman, pandangan, dan gagasan secara langsung kepada pemerintah.
Opening excerpt (first ~120 words) tap to expand
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi bersama Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman menggelar dialog dengan Forum Anak Nasional (FAN) dan Forum Anak Daerah (FAD) wilayah Jabodetabek untuk mendengarkan langsung aspirasi anak-anak Indonesia menjelang peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026. googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1754473276648-0'); }); Dalam dialog tersebut, pemerintah menerima dokumen Suara Anak Indonesia yang memuat 12 isu prioritas beserta rekomendasi solusi hasil penghimpunan aspirasi anak dari berbagai daerah. Masukan tersebut diharapkan menjadi bahan penyempurnaan kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan pemenuhan hak dan perlindungan anak.
…
Excerpt limited to ~120 words for fair-use compliance. The full article is at Republika Online RSS Feed.